1.
Definisi
CBIS(Computer Based Information System)
dan Evolusinya
A.
Definisi
CBIS (Computer Based Information System)
CBIS atau kepanjangan dari Computer Based
Information system (CBIS) atau sistem informasi berbasis komputer merupakan
sistem pengolahan data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat
digunakan sebagai alat bantu yang mendukung untuk pengambilan keputusan,
kordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. CBIS juga merupakan
sistem informasi yang telah menggunakan teknologi komputer terutama pada elemen
hardware dan softwarenya.
Istilah-istilah
yang terkait dengan CBIS adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan
basis komputer.
1. Data
Berikut
adalah tiga pengertian Data dari sudut pandang yang berbeda-beda:
a.
Menurut berbagai kamus bahasa
Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata
“datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
b.
Dari sudut pandang bisnis, terdapat
pengertian data bisnis sebagai berikut: “Business data is an organization’s
description of things (resources) and events (transactions) that it faces”.
Jadi data, dalam hal ini disebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi
organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian(transactions) yang terjadi.
c.
Pengertian yang lain mengatakan bahwa
“data is the description of things and events that we face”. Data merupakan
deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.
Jadi data merupakan kenyataan yang
menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan
digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.
2. Informasi
Berikut
juga akan disampaikan pengertian informasi dari berbagai sumber:
a.
Menurut Barry E. Cushing dalam buku
Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa
informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang
diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
b.
Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya
Management Informations System :ConceptualFoundations, Structures, and
Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk
yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam
keputusan sekarang maupun masa depan.
c.
Menurut
John Dearden dan Robert N. Anthony dalam buku Management Control
Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah
pengetahuan bagi penggunanya.
d.
Menurut Mark G. Simkin dan Stephen A.
Moscove dalam bukunya Accounting Information Systems : Concepts and Practise
mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang
dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.
Dari keempat pengertian dari pendapat di
atas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil dari pengolahan data
menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya serta menggambarkan
suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk
pengambilan suatu keputusan.
3. Sistem
Informasi
Sistem Informasi merupakan sistem
pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem
informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan
akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.
4. Berbasis
Komputer
Sistem Informasi “berbasis komputer”
mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem
informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus
menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin
sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa
adanya komputer.
Sistem Informasi yang akurat dan efektif,
dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau
pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.
B.
Sub Sistem dari Sistem Informasi Berbasis
Komputer
Sub
sistem dari CBIS adalah :
1. Sistem
Informasi Akuntansi
SIA lebih berorientasi pada data dibanding
pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang dihasilkan. SIA
menyediakan database bagi sisten informasi lain.
SIA adalah satu-satunya sistem informasi
yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan,
meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.
2. Sistem
Informasi Manajemen
Informasi menjelaskan perusahaan atau
salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa
yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan
datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan periodik, laporan khusus,
dan hasil simulasi matematika, output informasi tersebut digunakan manajer saat
mereka membuat keputusan untuk pemecahan masalah.
Semua informasi tersebut memiliki
karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional (marketing, manufaktur,
sdm, dan keuangan), level manajemen (operational, manajerial, dan strategis),
dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari
database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari
lingkungan.
Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem
informasi antar organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan
lain misalnya dengan Suplier.
3.
SIM dan SIA
SIM menggunakan data yang disediakan SIA
dalam database, dan informasi lain yang berasal dari lingkungan. Isi dari
database tersebut digunakan oleh software untuk membuat laporan periodik dan
laporan khusus, serta model matematika untuk mensimulasikan aspek operasi
perusahan, Berbeda dengan SIA, SIM tidak berkewajiban menyediakan informasi
bagi lingkungan.
4. Sistem
Pendukung Keputusan
Dalam upaya memecahkan masalah seorang
problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk
menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang yang
ada.
5. Automasi
Kantor (Virtual Office)
Automasi kantor kini disebut dengan
istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal
terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang –orang didalam
maupun diluar perusahaan. Pengguna OA dibagi menjadi empat kategori yaitu:
a.
Manajer, yang bertanggung jawab dalam
mengelola sumber daya perusahaan.
b.
Profesional, tidak mengelola tetapi
menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekretaris dan
pegawai administrasi.
c.
Sekretaris, ditugaskan untuk membantu
pekerja terdidik (Manajer & Profesional) untuk melaksanakan berbagai tugas
korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
d.
Pegawai Administrasi, melaksanakan
tugas-tugas untuk sekretaris, seperti mengioperasikan mesin fotokopi, menyususn
dokumen, menyimpan dokumen, dan mengirim surat.
6. Sistem
Pakar
Sistem pakar mirip dengan
DSS yaitu bertujuan menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk
pemakai. Perbedaan ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur
penalarannya dalam mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi
penjelasan cara pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu
sendiri.
C.
Kontribusi CBIS
Saat ini sistem informasi merupakan
pengendalian manajemen yang penting. Hal ini disebabkan karena tujuan dari
pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi
subunit-subunit dari organisasi dan mengarah pada bagian tersebut untuk
mencapai tujuan perusahaan. Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas
adalah mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut
diperlukan satu sistem agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan
secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.
Manfaat utama dari
perkembangan sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah :
1. penghematan
waktu
2. penghematan
biaya
3. peningkatan
efektivitas
4. pengembangan
teknologi pengembangan personel akuntansi
Diharapkan dengan adanya manfaat ini mampu
memberikan kompetisi yang sehat bagi perusahaan dalam persaingan yang ketat.
Khususnya di era globalisasi yang semakin canggih seperti sekarang ini.
D.
EVOLUSI
CBIS
CBIS berevolusi dari fokus awal pada data
kemudian baru pada informasi bagaimana mengolah data, focus pada revisi pada
keputusan SPK, Fokus kini pada komunikasi otomatisasi perkantoran dan fokus
potensial pada konsultasi sistem pakar. Berikut adalah penjelasan evolusi
Dalam perjalannya Sistem Informasi
Manajemen tidak serta merta langsung menjadi sebuah sistem yang seperti kita
rasakan saat ini melainkan ada tahapan-tahapan perkembangan dari sistem yang
terfokus untuk menghimpun,menyimpan dan memproses data saja sampai terciptanya
sistem yang mengelola data tersebut menjadi sebuah informasi dan dari informasi
tersebut terciptalah sistem pendukung keputusan berikut perinciannya :
1. Fokus
awal pada data
Sistem pemrosesan transaksi merupakan
jenis sistem yang pertama kali di impelementasikan. Focus utama sistem ini
adalah pada data transaksi.sistem informasi ini digunakan untuk menghimpun ,
menyimpan dan memproses data transaksi serta sering kali mengendalikan
keputusan yang merupakan bagian dari transasksi.misalnya yang mengendalikan
keputusan adalah sistem pemrosesan transaksi yang sekaligus dapat memvlidasi
keabsahan kartu kredit atau mencarikan rute pesawat terbang yang terbaik sesuai
dengan kebutuhan pelanggan.
2. Fokus
baru pada informasi
Tahun 1964 diperkenalkan satu generasi
baru alat penghitung yang mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep
penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk
mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer
harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep
ini segera diterima oleh perusahaan besar karena dengan adanya Manajemen
Informasi perusahaan akan mudah mendapatkan Informasi yang akurat dan tepat
guna mendukung dalam pengambilan keputusan dalam perusahaan tersebut.
3. Fokus
revisi pada pendukung keputusan
Sistem pendukung keputusan (Decision
support system) adalah sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi,
pemodelan dan pemanipulasian data yang digunakan untuk membantu pengambilan
keputusan pada situasi yang tidak terstruktur di mana tak seorangpun tahu
secara pasti bagaimana seharusnya dibuat.
DSS dibuat sebagai reaksi atas
ketidakpuasan terhadap Sistem Pemrosesan Transaksi dan Sistem Informasi
Manajemen sebagaimana diketahui ,SIP lebih memfokuskan diri pada pengendalian
transaksi yang merupakan kegitan yang bersifat berulang dan terdefenisi dengan
baik,sedangkan SIM lebih berorientasi pada penyediaan laporan bagi manajemen
yang sifatnya dinamis. DSS lebih ditunjuk untuk mendukung manajemen dalam
melakukan pekerjaan yang bersifat analistis, dalam situsai yang kurang
terstruktur dan dengan criteria yang kurang jelas. DSS tidak dimaksudkan untuk
mengotomasikan pengambilan keputusan,tetapi memberikan perangkat interaktif
yang memungkinkan pengambil keputusan dapat melakukan berbagai analisis dengan
menggunakan model-model yang tersedia.
4. Fokus
pada Komunikasi
Pada waktu DSS berkembang , perhatian juga
difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation/OA) OA memudahkan
komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja
kantor melalui penggunaan alat elektronik.
OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh,voice mail, e-mail, electronik calendaring, facsimile transmission.
OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh,voice mail, e-mail, electronik calendaring, facsimile transmission.
5. Fokus
potensial pada konsultasi
Komputer dapat diprogram untuk
melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi
yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau biasa disebut
dengan sistem pendukung kecerdasan sistem pendukung ini memiliki beberapa
karekteristik antara lain; Belajar atau
memahami permasalahan berdasarkan pengalaman, memberikan tanggapan yang cepat
dan memuaskan terhadap situasi-situasi baru, mampu menangani masalah yang
kompleks, memecahkan permasalahan berdasarkan penalaraan. menggunakan
pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan.
http://fherlianis.blogspot.com/2012/10/penjelasan-cbis-computer-based.html
https://febriansatria.wordpress.com/2012/11/07/computer-based-information-system-cbis-pengertian-cbis/
http://greeaone.wordpress.com/2010/10/09/evolusi-sistem-informasi-manajemen-berdasarkan-cbis/puter-based--information-system-dan-evolusinya/amp/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar